Showing posts with label Pemrograman. Show all posts
Showing posts with label Pemrograman. Show all posts

Monday, 26 November 2018

Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian, Mint

Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian, Mint - Atom IDE merupakan text editor sekaligus “Source Code Editor” yang banyak dipakai oleh para pengembang perangkat lunak untuk menulis kode program. Atom dikembangkan oleh Github dan komunitas aktif Atom itu sendiri. Keberadaan Atom ikut serta meramaikan daftar aplikasi text editor berbasis open source yang banyak kita temukan di sistem operasi komputer berbasis Linux.

Atom is Free, Anda dapat menggunakannya secara gratis untuk sistem operasi komputer Linux, Mac OS X dan Windows. Atom juga berbasis “Open Source” dan kode sumber dari aplikasi ini dapat diperoleh pada halaman repository Github Atom.

Atom memiliki lisensi MIT (Massachusetts Institute of Technology) yang merupakan salah satu lisensi yang yang dimiliki oleh perangkat lunak bebas. Lisensi ini memberikan batasan yang sangat longgar untuk penggunaan kembali dan memiliki kompatibilitas lisensi yang sangat baik.

Atom memiliki fitur yang cukup lengkap dan sebagian plugins yang sering digunakan untuk memudahkan programmer dalam menulis kode program sudah disertakan secara default ketika Anda menginstall Atom. Dengan mengusung Label “A hackable text editor for the 21st Century” Atom berusaha sebaik mungkin untuk dapat menjadi salah satu Aplikasi Text Editor Terbaik.



Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian, Mint

Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian, Mint


Atom tidak disertakan dalam repository distro Linux Ubuntu, Debian maupun Mint. Namun, bagi pengguna Ubuntu, Anda dapat menggunakan paket aplikasi Atom yang terdapat di Snap Ubuntu yang sudah terintegrasi dengan Software Center nya Ubuntu. Dengan demikian Anda dapat melakukan Install Atom di Linux Ubuntu melalui Software Center Ubuntu (berbasis perintah grafis).

Berikut ini beberapa Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian dan Mint :

1. Menggunakan File .deb Atom

Cara paling klasik yang sering dipakai untuk menginstall aplikasi pada distribusi Linux Debian dan turunannya yaitu dengan menggunakan file.deb yang merupakan paket aplikasi standard untuk distribusi Linux Debian.

Silahkan Anda kunjungi alamat website https://atom.io/ , Atom menyediakan file installer untuk dua jenis paket aplikasi yaitu .deb (Debian, Ubuntu, Mint) dan .rpm (Red Hat, Fedora). Karena Anda akan menginstall Atom di Linux Ubuntu, Debian atau Mint, pilih yang .deb.

Setelah itu, Anda dapat menginstall Atom dengan menggunakan aplikasi penginstall paket Gdebi.

Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian, Mint

  • Klik kanan pada file .deb hasil download lalu pilih Open With Gdebi
  • Setelah itu pada jendela Gdebi klik pada tombol Install, ikuti saja instruksi yang tersedia sampai proses install Atom di Linux Ubuntu, Debian atau Mint selesai.

Bila pada distribusi Linux yang Anda pakai belum terinstall Gdebi Package Installer, install dengan mengetikan perintah teks di bawah ini :

sudo apt install gdebi

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan perintah teks untuk menginstall file .deb, silahkan jalankan terminal Linux lalu ketik perintah teks di bawah ini :

sudo dpkg -i nama_file.deb

2. Menambahkan Repository Atom

Bila Anda lebih suka untuk menginstall aplikasi Linux melalui repository, seperti yang biasa Anda lakukan pada distribusi Linux, Anda dapat menambahkan repository ke dalam sistem Linux yang Anda pakai. Untuk distribusi Linux Ubuntu, Debian, Mint dan turunan distro Linux Debian lainnya dapat dilakukan dengan cara seperti ini.

Silahkan jalankan terminal Linux lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini :

a. Tambahkan Repository Atom
$ curl -sL https://packagecloud.io/AtomEditor/atom/gpgkey | sudo apt-key add -

lalu

$ sudo sh -c 'echo "deb [arch=amd64] https://packagecloud.io/AtomEditor/atom/any/ any main" > /etc/apt/sources.list.d/atom.list'

lalu

$ sudo apt-get update

b. Install Atom
$ sudo apt install atom

Anda juga dapat menggunakan versi Beta Atom

$ sudo apt install atom-beta

Versi beta adalah versi aplikasi yang masih dalam tahap pengujian. Versi beta merupakan rilis setelah versi Alpha, Anda akan mendapatkan fitur yang lengkap (lebih banyak dibandingkan versi stable) namun, mungkin akan mendapati sedikit atau banyak Bug.

3. Install Atom Melalui Snap Ubuntu

Snap merupakan model paket aplikasi masa depan Linux yang dibuat oleh Canonical Ubuntu
Atom juga tersedia dalam model paket Snap, pengguna distro Linux Ubuntu akan mudah untuk install Atom melalui Snap Ubuntu. Karena, Snap tersedia secara default ketika Anda menginstall distro Linux Ubuntu. Sementara untuk distro Linux lain yang tidak menyertakan snap, terlebih dahulu harus install snap.

Pengguna Ubuntu dapat memanfaatkan Software Center untuk install aplikasi dengan perintah grafis. Anda tinggal klik pada tombol Install pada paket snap Atom dan setelah proses install Atom selesai, Anda dapat menjalankan aplikasi Atom seperti aplikasi lainnya.

Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian, Mint

Sementara untuk Linux Debian dan Mint Anda perlu install snap terlebih dahulu dan setelah itu Anda dapat menginstall Atom melalui snap. Silahkan buka terminal Linux lalu ketik perintah teks di bawah ini :

$ sudo apt install snapd

Setelah berhasil menginstall snap pada distribusi Linux Debian atau Mint, Anda dapat melakukan install Atom melalui snap Ubuntu.

$ sudo snap install atom

Tersedia juga versi beta dan edge

$ sudo snap install atom --channel=beta

Silahkan gunakan cara yang Anda suka dalam melakukan install aplikasi Atom di sistem Linux. Selain cara di atas, Anda juga dapat menggunakan Atom versi Portable, Anda tidak perlu install Aplikasi, cukup download paket Atom Portabel yang selanjutnya dapat Anda jalankan melalui sistem Linux yang Anda pakai.

Demikian mengenai Cara Install Atom IDE Di Linux Ubuntu, Debian dan Mint. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semuanya.

Thursday, 1 November 2018

Cara Install Sublime Text 3 Di Ubuntu, Debian, Mint

Cara Install Sublime Text 3 Di Ubuntu, Debian, Mint - Mungkin sudah banyak yang mengenal aplikasi text editor powerfull yang satu ini. Sublime Text merupakan salah satu dari beberapa aplikasi text editor yang banyak digunakan oleh para programmer untuk mengolah berbagai jenis file teks. Sublime Text menjadi Populer karena kelengkapan fitur yang ditawarkan, ringan dan powerfull.

Banyak pilihan aplikasi text editor di sistem Linux, sebagian besar dapat kita gunakan secara gratis dan berbasis open source namun, ada juga yang berbayar. Sebut saja Sublime Text , Geany, Atom, Gedit, LightTable, Vim, Bluefish, nano, Emacs, Jed, Bracket, Kwrite dan lain-lainnya. Pada postingan kali ini, saya akan menguraikan mengenai cara install Sublime Text Editor pada distribusi Linux Ubuntu, Debian dan turunannya, termasuk juga untuk distro Linux Mint.



Cara Install Sublime Text 3 Di Ubuntu, Debian, Mint
Sumber Gambar: sublimetext.com

Cara Install Sublime Text 3 Di Ubuntu, Debian, Mint


Paket aplikasi Sublime Text belum terdapat di repository distro Linux Ubuntu, Debian dan Mint. Kita tidak dapat menginstallnya secara langsung. Kita harus menambahkan repository Sublime Text terlebih dahulu ke dalam sistem Ubuntu, Debian dan Mint. Silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini, semua dilakukan melalui terminal Linux menggunakan perintah teks.

Buka terminal Linux

1. Install GPG Key


wget -qO - https://download.sublimetext.com/sublimehq-pub.gpg | sudo apt-key add -

2. Pastikan APT dapat bekerja dengan sumber https:


sudo apt-get install apt-transport-https

3. Pilih Channel Sublime Text

Kita dapat memilih Channel “Stable” untuk versi stabil atau “Dev” untuk versi Development (Pengembangan/Tidak Stabil dengan versi yang lebih baru).

Stable :

echo "deb https://download.sublimetext.com/ apt/stable/" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/sublime-text.list

Dev :

echo "deb https://download.sublimetext.com/ apt/dev/" | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/sublime-text.list

4. Install Subime Text Editor

Setelah itu, update repository dan install Sublime Text Editor dengan menggunakan perintah teks di bawah ini :

sudo apt update
sudo apt install sublime-text

5. Menjalankan Sublime Text Editor

Selesai, anda dapat menjalankan Sublime Text Editor dengan mengetikan perintah teks di bawah ini pada terminal Linux :

/opt/sublime_text/sublime_text

Lebih mudah untuk menjalankan aplikasi ini melalui Menu Komputer. Atau anda juga dapat menambahkan symbolic link pada directory /usr/bin, Silahkan ketik perintah teks di bawah ini pada terminal Linux :

sudo ln -s /opt/sublime_text/sublime_text /usr/bin/sublimetext

Setelah itu, coba anda jalankan Sublime Text Editor dengan mengetikan perintah teks sublimetext pada terminal Linux (tanpa masuk root). Anda dapat mengganti kata sublimetext pada baris perintah /usr/bin/sublimetext dengan yang lain, sesuai keinginan, kata inilah nantinya yang akan kita pakai untuk menjalankan Sublime Text melalui terminal.

Sampai di sini kita sudah berhasil menginstall aplikasi Sublime Text Editor di Linux Ubuntu, Debian, Mint.

Fitur yang ditawarkan Sublime Text memang menggiurkan dan kaya akan plugin. Namun, kita dapat menggunakan Sublime Text secara gratis untuk versi Evaluation saja, sementara bila anda ingin menggunakannya secara terus dan berkelanjutan, anda dapat membeli lisensi dari aplikasi ini (saat ini $80). Meskipun demikian, anda dapat tetap menggunakan versi Evaluation dalam jangka waktu yang tidak terbatas, hanya saja, anda akan terus mendapati pesan untuk membeli lisensi saat menggunakan Sublime Text dan Mungkin tidak dapat melakukan upgrade ke versi yang lebih baru.

Demikian, mengenai Cara Install Sublime Text 3 Di Ubuntu, Debian, Mint, semoga bermnfaat dan menambah pengetahuan kita semuanya.

Friday, 14 July 2017

Cara Install NetBeans IDE Di Linux Mint, Ubuntu, Debian

Cara Install NetBeans IDE Di Linux Mint, Ubuntu, Debian - Pengembang aplikasi komputer berbasis java tentu sudah mengenal dengan baik apa itu NetBeans IDE (Integrated Development Environment). Sebagian besar dari mereka menggunakan NetBeans untuk menulis atau membuat aplikasi, karena sifatnya yang gratis dan open source. Tidak hanya itu, NetBeans juga memiliki tampilan grafis yang baik sehingga mudah untuk digunakan bahkan oleh pemula sekalipun. Bila anda seorang pengembang perangkat lunak, NetBeans merupakan salah satu aplikasi yang sebaiknya ada di dalam sistem komputer yang anda gunakan.

NetBeans sendiri ditulis dalam bahasa pemrograman java yang dapat berjalan di berbagai sistem operasi komputer (multiplatform). Sebelum install NetBeans, install terlebih dahulu Oracle Java pada sistem komputer sebagai aplikasi pendukung NetBeans. NetBeans digunakan oleh para programmer untuk Menulis, Meng-compile, Mencari kesalahan dan menyebarkan aplikasi yang mereka buat. Tidak hanya bahasa pemrograman java saja yang didukung NetBeans, bahasa pemrograman lainnya juga bisa digunakan di NetBeans seperti misalnya : PHP, C/C++, Java Script, Groovy, JSP XML dan Javadoc.

Sebagai aplikasi berbasis open source, tentu memiliki komunitas yang luas dan pengguna NetBeans dapat dengan mudah mencari bantuan saat menemui kesulitan dalam menggunakan IDE milik Oracle Corporation ini.

Cara Install NetBeans IDE Di Linux Mint, Ubuntu, Debian

Cara Install NetBeans IDE Di Linux Mint, Ubuntu, Debian


Paket aplikasi NetBeans IDE sudah terdapat di repository Linux Mint, Ubuntu dan Debian. Kita tinggal instal saja NetBeans dengan mengetikan perintah teks di bawah ini pada terminal linux :

sudo apt-get install netbeans

Hanya saja, versi NetBeans yang terdapat di repository sistem Linux Mint, Ubuntu dan Debian, mungkin bukan merupakan versi terbaru dari NetBeans. Sebaiknya, install NetBeans IDE yang kita downlad dari situs resmi NetBeans untuk mendapatkan versi terbaru dari NetBeans. Selain itu, kita juga dapat memilih NetBeans sesuai kebutuhan, di sana kita akan di beri pilihan beberapa kemasan download NetBeans dengan fiture yang minim sampai yang terlengkap (all). Silahkan kunjungi alamat download NetBeans di bawah ini :

https://netbeans.org/downloads/

Pilih saja yang ALL untuk mendapatkan fiture lengkap dari NetBeans IDE, bila anda tidak terlalu yakin kemasan NetBeans mana yang akan anda gunakan. Proses instalasi NetBeans versi terbaru bisa dibilang cukup mudah, baik itu pada sistem operasi komputer Linux, Windows maupun Mac OS X. Kita tinggal jalankan file installer NetBeans hasil download, lalu ikuti saja instruksi dalam jendela proses instalasi NetBeans sampai selesai.

1. Download NetBeans sesuai dengan sistem operasi komputer yang akan kita instal NetBeans. Pertama pilih “language/bahasa” lalu sistem opersi ‘Linux, Windows atau Mac OS atau yang lainnya”. Karena kita akan install NetBeans di Linux, maka Pilih yang untuk Linux lalu download file installer NetBeans sesuai kemasan yang diinginkan beserta tipenya (x86 atau x64).

2. Klik tombol Download pada pilihan kemasan NetBeans. Disana kita juga dapat melihat ukuran file yang harus di download. Setelah proses download file installer NetBeans selesai, selanjutnya kita tinggal jalankan file installer tersebut untuk menginstal NetBeans pada sistem komputer.


Cara Install NetBeans IDE Di Linux Mint, Ubuntu, Debian

Pada artikel ini saya hanya menguraikan mengenai cara install NetBeans untuk distro Linux saja. Sementara untuk sistem Windows dan Mac OS kurang lebih prosesnya sama hanya pada settinganya saja yang berbeda. Sebelum install NetBeans di sistem Linux, sebaiknya install terlebih dahulu Oracle Java JDK,

Silahkan baca : Cara install Oracle Java JDK di Linux Mint, Ubuntu, Debian

Setelah anda menginstall Oracle Java di sistem Linux (Mint, Ubuntu atau Debian) yang anda gunakan, selanjutnya install NetBeans dengan cara sebagai berikut  :

1. Pastikan file netbeans.sh (hasil download) dapat dieksekusi sebagai program. Lihat pada properties file (Klik kanan file > Properties), klik pada Menu “Permission/Hak Akses” pastikan tombol Execute “Allow executing file as program” dalam kondisi tercentang.

Bisa juga menggunakan cara ini, buka direktori tempat menyimpan file installer netbeans.sh, Klik Kanan lalu Pilih “open in terminal”, setelah itu ketik perintah di bawah ini :

chmod +x nama_file_netbeans.sh

Misalnya :

chmod +x netbeans-8.2.sh

2. Jalankan file installer NetBeans dengan cara klik dua kali lalu pilih “run in terminal” atau ketik saja pada terminal :

./netbeans-8.2.sh

Khusus untuk NetBeans dengan kemasan “all” atau “java EE” , kita dapat memilih paket yang akan kita install dengan klik pada tombol Customize. Centang untuk memilih paket yang akan kita install, seteleh itu klik tombol OK.

3. Selanjutnya kita akan melihat “Welcome To The NeatBeans IDE 8.2 Installer” klik saja tombol “Next”

4. Selanjutnya, kita dapat membaca “Licence Agreement” NetBeans IDE atau abaikan saja anggap kita setuju dengan lisensi NetBeans. Centang tombol “ I accept the term in the licence agreement” dan setelah itu klik tombol “Next”

5. Selanjutnya kita akan diminta untuk menentukan lokasi folder tempat menyimpan instalasi NetBeans IDE. Klik tombol browse untuk memilih folder yang kita inginkan atau dalam kondisi default, instalasi NetBeans akan menempati folder /home/user_name/netbeans.

Khusus untuk kemasan “all” atau “ java EE” , kita akan diminta untuk menyetujui atau memilih JDK sesuai dengan yang terinstall di sistem komputer. Jika tidak ditemukan JDK yang “compatible” dengan NetBeans, kita akan diminta membatalkan proses instalasi dengan memilih tombol “cancel” .

Setelah menginstall JDK dengan versi yang sesuai, kita dapat install NetBeans kembali dari awal. Namun, bila sudah terdapat JDK yang sesuai dengan versi NetBeans, kita dapat melanjutkan proses instalasi NetBeans dengan klik pada tombol “Next”.

6. Selanjutnya, kita akan memilih folder tempat penyimpanan Glassfish Server (bila install Glashfish Server), klik tombol Next (default folder) atau pilih folder sesuai yang anda inginkan baru klik tombol “Next”

7. Jika kita menyertakan Apache Tomcat dalam proses instalasi NetBeans, pilih folder untuk tempat menyimpan file instalasi Apache Tomcat atau biarkan saja pada pengetauran defaultnya.

8. Pada tahap ini kita sudah menyelesaikan proses setting instalasi NetBeans IDE. Selanjutnya kita dapat memulai proses instalasi NetBeans dengan klik pada tombol “Install”. Pada tombol “Check for updates” centang untuk mendapatkan informasi update plugin secara otomatis (disarankan) atau abaikan saja bila kita tidak ingin informasi mengenai update plugin NetBeans

9. Proses instalasi NetBeans IDE berjalan, tunggu saja sampai proses selesai

10. Proses instalasi NetBeans selesai dengan munculnya jendela “Setup Complete” klik tombol “Finish” untuk keluar dari jendela instalasi NetBeans IDE. Pada tombol “ Contribute to the NetBeans project by providing anonymous usage data” centang bila kita ingin ikut berkontibusi dalam perkembangan projek NetBeans dengan cara memberikan informasi “anonymous usage data” NetBeans.

Dengan melihat data statisik penggunaan NetBeans IDE, pengembang dapat lebih memahami apa saja kekurangan perangkat lunak NetBeans IDE. Dengan demikian, pengembang dapat memperbaiki dan memperbarui perangkat lunak yang ia buat dengan lebih baik.

Bila anda tidak ingin melakukan itu, uncentang saja pada tombol tersebut juga tidak masalah. Tidak berpengaruh pada proses instalasi NetBeans. Perbedaanya hanya pada penggunaan fiture-nya saja. Pengguna yang mengirimkan data penggunaan NetBeans akan tetap mendapatkan fiture NetBeans dengan kualitas yang terjaga dengan baik.

11. Setelah proses instalasi NetBeans selesai, kita dapat menjalankan NetBeans melalui tombol “shortcut” pada desktop komputer atau melalui :

Menu > Programming > Netbeans IDE

Tampilan awal NetBeans IDE seperti terlihat pada gambar di atas. Setelah itu NetBeans siap untuk digunakan membuat perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman java atau bahasa pemrograman lainnya yang didukung oleh NetBeans. Bila diperlukan, kita masih dapat menghapus dan menambah plugin melalui Plugin Manager di NetBeans. Demikian cara install NetBeans IDE di Linux Mint, Ubuntu dan Debian menggunakan file installer netbeans.sh yang didownload dari situs web netbeans.org. Baca juga cara install android studio di Linux Mint

Thursday, 6 October 2016

Membuat Diagram / FlowChart Dengan DIA (Aplikasi FlowChart Editor)

DIA : FlowChart Editor - Flow Chat atau diagram alir biasanya digunakan oleh programer dalam proses pembuatan sebuah program atau aplikasi. Seorang programer memang harus dapat membuat algoritma pemrograman mengenai program/aplikasi yang akan dibuatnya. Setelah membuat algoritma pemrograman, kemudian dilanjutkan dengan pembuatan FlowChart sehingga alur program dapat dibaca dengan jelas. FlowChart juga banyak digunakan oleh para designer sistem dan disiplin ilmu lainya untuk membuat sebuah alur proses.

DIA adalah sebuah aplikasi free (gratis) berbasis open source yang fungsinya untuk membantu pembuatan dan perencanaan diagram agar lebih terstruktur. Aplikasi ini dikembangkan sebagai bagian dari proyek Gnome oleh Alexander Larsson yang ditujukan bagi para pengguna sistem Linux dan Solaris. Dengan adanya DIA, maka pengerjaan representasi data menggunakan grafik atau diagram menjadi lebih mudah.

Apa itu FlowChart?

Dari segi bahasa arti kata Chart adalah Grafik/Peta yang dalam hal ini bisa kita sebut sebagai Diagram, sedangkan Flow memiliki arti Aliran. Penggabungan kata Flow dan Chart dapat diartikan menjadi Diagram ALir. Fungsi dari diagram alir ini adalah untuk menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah sehingga dapat terlihat dengan jelas dalam bentuk bagan/diagram.

Aplikasi DIA tidak hanya digunakan untuk membuat sebuah FlowChart pemrograman aplikasi komputer, namun dapat digunakan untuk membuat diagram circuits, computer devices (Cisco), database, electric, jaringan, UML (Unified Modelling Language) dan lain-lain. Karena bersifat open source, kita pun dapat pula menambah bentuk atau objek baru, dengan membuat file XML sederhana berformat .SVG. dan dapat mengekspor diagram untuk sejumlah format, termasuk EPS, SVG, xfig, WMF dan PNG, serta dapat mencetak diagram.

Membuat Diagram / FlowChart Dengan DIA (Aplikasi FlowChart Editor)

Fiture -Fiture DIA

  1. Menggambar diagram struktural (diagram alur, layout jaringan, dll)
  2. Mudah digunakan (Direkomendasikan di 89% dari peringkat pengguna)
  3. Lebih dari 1000 objek yang telah ditetapkan dan simbol
  4. Mendukung Windows, Mac OS X dan Linux
  5. Dapat melakukan impor dan ekspor format
  6. Scriptable melalui Python

Instal DIA Di Linux Mint


Paket aplikasi DIA sudah terdapat di repository Linux mint dan kita dapat memasangnya melalui pengelola perangkat lunak, synaptic atau terminal Linux.

Buka Pengelola Perangkat Lunak lalu ketik pada kolom pencarian dia. Selanjutnya KLIK DIA - Install/Pasang

Atau instal DIA melalui terminal Linux dengan mengetikan perintah teks di bawah ini :

sudo apt-get install dia

Reading package lists... Done
Building dependency tree
Reading state information... Done
The following additional packages will be installed:
dia-common dia-libs
Recommended packages:
gsfonts-x11 dia-shapes
The following NEW packages will be installed:
dia dia-common dia-libs
0 upgraded, 3 newly installed, 0 to remove and 426 not upgraded.
Need to get 4.452 kB of archives.
After this operation, 22,1 MB of additional disk space will be used.
Do you want to continue? [Y/n] y
Get:1 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial/universe amd64 dia-common all 0.97.3-1 [3.596 kB]
Get:2 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial/universe amd64 dia-libs amd64 0.97.3-1 [686 kB]
Get:3 http://archive.ubuntu.com/ubuntu xenial/universe amd64 dia amd64 0.97.3-1 [170 kB]
Fetched 4.452 kB in 16s (264 kB/s)
Selecting previously unselected package dia-common.
(Sedang membaca basis data ... 206375 berkas atau direktori telah terpasang.)
Preparing to unpack .../dia-common_0.97.3-1_all.deb ...
Unpacking dia-common (0.97.3-1) ...
Selecting previously unselected package dia-libs.
Preparing to unpack .../dia-libs_0.97.3-1_amd64.deb ...
Unpacking dia-libs (0.97.3-1) ...
Selecting previously unselected package dia.
Preparing to unpack .../dia_0.97.3-1_amd64.deb ...
Unpacking dia (0.97.3-1) ...
Processing triggers for doc-base (0.10.7) ...
Processing 1 added doc-base file...
Registering documents with scrollkeeper...
Processing triggers for bamfdaemon (0.5.3~bzr0+16.04.20160415-0ubuntu1) ...
Rebuilding /usr/share/applications/bamf-2.index...
Processing triggers for gnome-menus (3.13.3-6ubuntu3) ...
Processing triggers for desktop-file-utils (0.22-1ubuntu5) ...
Processing triggers for mime-support (3.59ubuntu1) ...
Processing triggers for man-db (2.7.5-1) ...
Processing triggers for hicolor-icon-theme (0.15-0ubuntu1) ...
Sedang menata dia-common (0.97.3-1) ...
Sedang menata dia-libs (0.97.3-1) ...
Sedang menata dia (0.97.3-1) ...
update-alternatives: using /usr/bin/dia-normal to provide /usr/bin/dia (dia) in auto mode
update-alternatives: using /usr/bin/dia-normal-integrated to provide /usr/bin/dia (dia) in auto mode

Instal DIA Di Sistem Operasi Windows dan MAC OS


DIA tidak hanya dapat berjalan di sistem Linux saja, namun dapat juga berjalan di sistem Windows dan MAC OS. Silahkan kunjungi situs web DIA untuk mendownload file installer DIA http://dia-installer.de/download/index.html

Aplikasi DIA memiliki ukuran file yang kecil dan ringan berjalan di komputer mirip dengan Microsoft Visio Pro di Windows. DIA sangat cocok bagi kita yang sedang mencari aplikasi pembuat diagram alir untuk berbagai keperluan.

Menggunakan DIA


Cara penggunaan DIA sangatlah mudah, semua tersaji dalam perintah grafis dengan tampilan yang cukup baik. Setelah proses instal DIA selesai, kita dapat menjalankan aplikasi ini untuk membuat berbagai diagram alir sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita masing-masing. Sebagai contoh misalnya saya akan membuat flowchart untuk menghitung luas persegi panjang, caranya adalah sebagai berikut :

Seperti kita ketahui RUMUS untuk menghitung luas persegi panjang adalah panjang x lebar. Oleh karena itu, kita memerlukan nilai panjang dan lebar dari persegi panjang tersebut.

1. Tentukan nama variable yang akan menampung nilai panjang dan lebar,misalnya

P = Panjang
L = Lebar

2. Masukan (input) nilai panjang dan lebar

3. Hitung luas persegi panjang, Luas = P x L

4. Tampilkan (output) hasil perhitungan luas

5. Selesai

FlowChart :

FlowChart Luas Persegi Panjang

Kesimpulan


Dengan menggunakan aplikasi DIA, pengerjaan representasi data menggunakan grafik atau diagram menjadi lebih mudah. Penggunaan aplikasi ini juga tidak terlalu sulit, kita tinggal drag & drop saja setiap bagan yang tersedia pada DIA . Oleh karena itu, sebaiknya aplikasi ini ada di dalam komputer yang anda gunakan terutama bagi para designer-designer system dan pengembang aplikasi perangkat lunak. Meskipun gratis, namun DIA memiliki fiture yang cukup lengkap dan canggih. Demikian mengenai DIA aplikasi pembuat diagram atau FlowChart, semoga bermanfaat.